Seperti dilansir Reuters, Minggu (1/11/2015), puing-puing pesawat Airbus A321 tersebar di Semenanjung Sinai, Mesir. Puing terbesar dan puing-puing lainnya terpisah sangat jauh.
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani |
Bahkan, salah satu puing pesawat ditemukan di Selatan Kota El-Arish, berjarak 70 Km dari puing terbesar. Puing-puing tersebar jauh diduga karena pesawat telah hancur sebelum jatuh. Namun, dugaan ini masih harus dikonfirmasi melalui investigasi lebih lanjut.
Reuters/ Mohammed Abd El Ghany |
Berdasarkan citra satelit Rusia, puing-puing pesawat yang mengangkut 224 orang tersebar di dataran luas Semenanjung Sinai. Bagian-bagian besar pesawat sudah berhasil ditemukan.
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani |
Sementara itu, kotak hitam pesawat dengan nomor registrasi KGL-9268 sudah ditemukan. Para penumpang yang ditemukan tewas dalam keadaan berjongkok dan masih terikat di tempat duduk.
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani |
Pesawat dengan nomor registrasi KGL-9268 ini lepas landas dari Bandara Internasional Sharm El-Sheikh, Mesir pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 05.51 waktu setempat dan terbang menuju kota St Petersburg, Rusia. Selang 23 menit kemudian, pesawat hilang dari radar.
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani |
Hingga saat ini, otoritas Rusia belum bisa menyebutkan secara pasti penyebab kecelakaan pesawat itu. (Hbb/Hbb)











































Reuters/ Mohammed Abd El Ghani
Reuters/ Mohammed Abd El Ghany
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani
Reuters/ Mohammed Abd El Ghani