Kebakaran Kelab Malam di Rumania, 27 Orang Tewas dan 155 Lainnya Terluka

Kebakaran Kelab Malam di Rumania, 27 Orang Tewas dan 155 Lainnya Terluka

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2015 09:01 WIB
Kebakaran Kelab Malam di Rumania, 27 Orang Tewas dan 155 Lainnya Terluka
Foto: REUTERS/Inquam Photos
Bucharest - Insiden kebakaran dan ledakan terjadi di sebuah kelab malam di ibukota Rumania, Bucharest. Sedikitnya 27 orang tewas dan 155 lainnya terluka akibat peristiwa itu.

"Sebuah kebakaran dan ledakan di sebuah kelab malam Bucharest menewaskan 27 orang dan melukai 155 selama konser rock yang menampilkan kembang api," demikian pernyataan pejabat pemerintah Rumania seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/10/2015).

Kebakaran terjadi di Colectiv Club pada Jumat (30/10/2015) waktu setempat. Berdasarkan laporan, sekitar 400-an orang keluar dari klub yang dipenuhi asap. Sebagian besar adalah orang dewasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa saksi mengatakan ada pentas kembang api di dalam kelab. Pada laman facebook Colectiv Club sendiri memang disebutkan acara malam itu akan menampilkan efek piroteknik (teknologi dalam bidang kembang api dan petasan).

"Ada orang yang terinjak saat hendak keluar dari (Colectiv) klub," ujar salah seorang pengunjung yang lolos dari maut kepada Reuters. Pria tersebut tampak tidak mengenakan sepatu.

Berdasarkan keterangan para saksi, pilar dan langit-langit kelab habis terbakar dalam peristiwa ini. Kemudian terjadi ledakan yang akhirnya memunculkan kepulan asap.

Pada tayangan televisi juga terlihat bagaimana polisi dan paramedis berusaha menyadarkan sejumlah pemuda yang tergeletak di trotoar. Sirene meraung-raung dan banyak mobil ambulans dikerahkan ke lokasi.

Salah seorang pengunjung yang menjadi korban menceritakan pengalamannya. Wanita tersebut hanya mengalami cedera ringan sehingga diizinkan untuk pulang dari rumah sakit.

"Dalam lima detik seluruh langit-langit (kelab) semuanya terbakar. Dalam 3 detik berikutnya kami bergegas keluar melalui satu pintu," katanya.

Para korban kini dirawat di 10 rumah sakit yang ada di Bucharest. Demikian seperti diinformasikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Rumania, Raed Arafat.

"Kondisi saat ini perlahan mulai stabil. Kami memiliki banyak orang dengan luka bakar, mabuk karena asap dan banyak orang yang tergencet," tuturnya.

Arafat juga menyatakan banyak di antara korban yang tidak memiliki identifikasi. Sementara itu Wakil Perdana Menteri Rumania, Gabriel Oprea mengatakan penyelidikan penyebab terjadinya insiden ini sudah berjalan.

Presiden Rumania Klaus Lohannis pun sudah mengeluarkan pernyataan terkait dengan insiden ini. Pertemuan darurat para menteri kabinet Rumania juga akan dilakukan untuk membahas mengenai kejadian tersebut.

"Saya ingin meyakinkan anda, semua dukungan dari tim penyelamat dan saya meminta anda untuk percaya mereka menempatkan semua upaya untuk meminimalisir bencana ini," tukas Klaus. (elz/dhn)


Berita Terkait