Dalam pernyataannya, seperti dilansir CNN, Jumat (30/10/2015), US Navy mengebut pengerahan empat jet tempur AS jenis F/A-18 ini sebagai bagian dari prosedur standar operasional (SOP) untuk mengawal setiap pesawat asing yang terbang terlalu dekat dengan kapal militer AS.
Menurut militer AS, dua pesawat militer Rusia itu terbang dalam jarak kurang dari 1 mil laut atau 1,8 kilometer dari kapal induk AS. Pesawat Rusia itu terbang pada ketinggian hanya 500 kaki atau 152 meter dari kapal induk AS seberat 100 ribu ton yang sedang ikut serta dalam latihan gabungan dengan militer Korea Selatan pada Selasa (27/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan prosedur standar operasional bagi pesawat-pesawat AS untuk mengawal pesawat yang terbang di sekitar kapal US Navy. Interaksi seperti ini bukan belum pernah terjadi sebelumnya. Secara keseluruhan, saya menyebut jenis interaksi ini aman," ucap Komandan US Navy William J Marks dalam keterangannya.
Insiden semacam ini yang melibatkan pesawat militer Rusia bukan yang pertama kali terjadi. Pada 4 Juli lalu, jet tempur AS dikerahkan untuk mencegat pesawat tempur Rusia yang terbang di dekat kawasan pantai California dan Alaska. Kemudian pada Juni lalu, US Navy merilis video sebuah jet Rusia jenis Su-24 terbang mendekati kapal penghancur rudal USS Ross yang tengah berlayar di perairan internasional di Laut Hitam, dekat Crimea. (nvc/nrl)










































