Disebutkan otoritas setempat, seperti dilansir AFP dan CNN, Jumat (30/10/2015), bahwa pesawat ini membawa 101 penumpang dan awak ketika insiden ini terjadi pada Kamis (29/10) waktu setempat. Insiden terjadi saat pesawat hendak lepas landas ke Caracas, Venezuela.
Para korban luka dilarikan ke Broward Health Medical Center. Dalam konferensi pers, pejabat distrik setempat menuturkan satu orang mengalami luka bakar serius, sedangkan dua orang mengalami luka bakar sedang dan 12 orang lainnya mengalami luka memar akibat terbentur saat di dalam pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebab kebakaran pesawat ini belum diketahui pasti. Pihak Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) telah mengirimkan satu tim beranggotakan empat orang penyidik ke Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood untuk menyelidiki lebih lanjut insiden ini. Sedangkan pihak Boeing mengumumkan akan memberikan bantuan teknis dalam penyelidikan tersebut.
Satu landasan yang sempat ditutup usai insiden ini, akhirnya dibuka kembali pada Kamis (29/10) sore waktu setempat. "Kami masih terkena dampak insiden ini di sini. Tapi kabar baiknya adalah kami mulai berbenah dan aktivitas penerbangan akan normal kembali," ucap juru bicara Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood, Greg Meyer.
Pesawat yang mengalami insiden ini dioperasikan oleh Dynamic International Airways, yang merupakan maskapai sertifikasi AS yang baru-baru ini mengoperasikan penerbangan antara Fort Lauderdale dengan Bandara Internasional Simor Bolivar di Caracas, Venezuela. Belum ada komentar dari pihak maskapai soal insiden ini. (nvc/nwk)










































