"Kami mendeteksi fase militer dalam kampanye ini akan segera berakhir seiring pasukan koalisi telah meraih posisi militer yang dominan," ujar Hammond kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (29/10/2015).
Hal tersebut disampaikan Hammond usai pertemuan dengan Raja Arab Saudi, Salman dan para anggota terkemuka kerajaan Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, utusan khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed mengatakan, Houthi dan sekutunya, pasukan pendukung mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh benar-benar berkomitmen untuk melakukan Resolusi Dewan Keamanan PBB.
Resolusi 2216 yang diadopsi pada April tersebut, menyerukan penarikan mundur pemberontak Houthi dari kota-kota penting dan penyerahan semua persenjataan berat ke negara. Menurut Ahmed, pemerintahan Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi telah setuju untuk mengirimkan delegasi ke negosiasi mendatang, yang tanggalnya belum ditentukan.
Upaya-upaya sebelumnya untuk mengadakan negosiasi telah gagal. Namun Menlu Saudi Adel al-Jubeir mengatakan: "Kami optimis bahwa pembicaraan-pembicaraan akan menghasilkan sesuatu."
(ita/ita)











































