Warga Palestina Ditembak Mati Saat Coba Menikam Tentara Israel

Warga Palestina Ditembak Mati Saat Coba Menikam Tentara Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 09:51 WIB
Warga Palestina Ditembak Mati Saat Coba Menikam Tentara Israel
Foto: Fuse
Tepi Barat, - Lagi-lagi! Warga Palestina tewas ditembak saat mencoba menikam seorang tentara Israel. Warga Palestina itu ditembak mati pasukan Israel di kota Hebron, Tepi Barat.

Militer Israel (IDF) menyatakan, tak ada tentara Israel yang terluka dalam insiden yang terjadi Selasa, 27 Oktober waktu setempat itu.

"Seorang tersangka Palestina mendekati perlintasan dan saat para tentara memeriksa tanda pengenalnya, dia mengeluarkan sebilah pisau, mencoba menikam seorang tentara IDF," demikian statemen militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasukan merespons bahaya dengan tembakan ke arah penyerang, yang mengakibatkan kematiannya," demikian disampaikan militer Israel.

Tidak disebutkan identitas warga Palestina yang tewas tersebut.

Sejak 1 Oktober lalu, setidaknya 55 warga Palestina dan satu warga Arab Israel telah tewas dalam aksi-aksi kekerasan, kebanyakan penikaman. Mereka yang tewas termasuk para pelaku penikaman atau yang mencoba menikam. Selain itu, delapan warga Israel juga tewas.

Sejak meningkatnya kekerasan awal bulan ini, otoritas Israel telah menangkap lebih dari 1.000 warga Palestina dan Arab Israel. Kebanyakan dari mereka merupakan para pemuda dan wanita muda.

Dari jumlah itu, menurut Klub Tahanan Palestina (Palestinian Prisoners Club), kelompok kemanusiaan yang berbasis di kota Ramallah, Tepi Barat, penangkapan terbanyak yakni sebanyak 221 penangkapan, dilakukan di kota Hebron. Penangkapan terbanyak kedua dilakukan di wilayah Yerusalem timur dengan 201 penangkapan, diikuti kemudian dengan Ramallah, Tepi Barat dengan 138 penangkapan. Selain itu, sebanyak 160 warga Arab Israel juga telah ditangkap terkait kekerasan dan bentrokan. (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini