Gempa bumi 7,5 SR yang melanda Afghanistan pada Senin (26/10), dirasakan hingga ke Pakistan dan India. Pihak Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa ada di kedalaman 213,5 kilometer dan berada di dekat wilayah Jurm, Provinsi Badakhshan yang dikuasai oleh Taliban.
Dengan cuaca dingin menyelimuti kawasan pegunungan Kush di Jurm, kondisi ribuan orang yang mengungsi dari rumah mereka semakin buruk. Taliban meminta otoritas Afghanistan tidak menunda penyaluran bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan perintah serupa juga diberikan kepada para mujahidin di area terdampak (gempa) untuk memberikan bantuan secara penuh," imbuh keterangan Taliban tersebut.
Upaya penyaluran bantuan kemanusiaan usai gempa di Afghanistan memang sedikit terhambat oleh kondisi keamanan yang tidak stabil akibat serangan Taliban terhadap pemerintah. Keberadaan Taliban membuat sebagian besar area terdampak gempa menjadi wilayah yang tidak aman untuk didatangi organisasi internasional maupun tentara pemerintah Afghanistan sendiri.
"Kami tidak memiliki cukup makanan dan kebutuhan lainnya. Hujan terus turun selama empat hari terakhir dan cuacanya sangat dingin. Jika kita tidak mendapat bantuan segera, maka bisa terjadi bencana lainnya," tutur Kepala Kepolisian Kunar, Abdul Habib Sayed Khil. Kunar merupakan salah satu wilayah terdampak gempa paling parah di Afghanistan, di mana sedikitnya 42 korban tewas berasal dari wilayah ini.
Sejauh ini, total korban tewas di Afghanistan bertambah menjadi 80 orang. Sedangkan korban tewas di Pakistan, yang jumlahnya jauh lebih besar dari Afghanistan, juga bertambah menjadi 228 orang. Dengan demikian, total korban tewas akibat gempa bumi 7,5 SR ini mencapai 308 orang.
Pemimpin Eksekutif Afghanistan Abdullah Abdullah menyatakan, sedikitnya 4 ribu rumah dan gedung hancur akibat gempa. Akses jalan dan komunikasi terputus di beberapa lokasi. Namun otoritas setempat maupun organisasi kemanusiaan internasional terus berusaha menjangkau area-area terdampak gempa. (nvc/ita)











































