Dilansir Reuters dan AFP, Senin (26/10/2015), badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat, getaran gempa ini terasa hingga ke India dan Pakistan. Pusat gempa ada di kedalaman 196 kilometer dan berpusat di lokasi sejauh 82 kilometer sebelah tenggara Feyzabad, wilayah terpencil di jajaran pegunungan Kush, Afghanistan.
Gempa ini berlangsung selama 1 menit dan mengguncang sejumlah gedung di Kabul, Islamabad dan New Delhi. Ratusan orang yang panik berlarian keluar gedung menuju jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak korban luka lainnya yang terus berdatangan ke rumah sakit. Banyak orang yang dilaporkan masih terjebak di bawah reruntuhan," tutur Sadiq kepada AFP.
Belum diketahui korban jiwa maupun korban luka dari wilayah lainnya.
Gempa bumi ini terjadi selang 6 bulan setelah Nepal diguncang gempa dahsyat pada 24 April lalu, yang dilaporkan menewaskan 9 ribu orang dan menghancurkan 900 ribu rumah. Wilayah pegunungan di Afghanistan dikenal sebagai wilayah seismik aktif. Gempa bumi terjadi sebagai dampak dari gesekan lempeng sub-benua India dengan lempeng Eurasia. Gesekan tersebut bisa memicu pelepasan energi yang besar dan bersifat menghancurkan. (nvc/ita)











































