Dilansir dari BBC, Minggu (25/10/2015), lima tembakan dilepaskan pada pukul 15.30 waktu setempat atau 06.30 GMT pada hari Sabtu (24/10) ketika kapal patroli Korea Utara tersebut melintasi perbatasan maritim Korea Selatan (Korsel) yang diakui secara de facto. Korea Utara (Korut) kemudian membantah bahwa kapalnya telah melewati perbatasan maritim di Laut Kuning.
Pyongyang mengatakan bahwa penembakan tersebut merupakan provokasi yang serius. Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA mengatakan kapal patroli tersebut sedang melakukan operasi rutin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini terjadi di saat kedua negara menyelenggarakan reuni bagi anggota keluarga yang terpisah akibat Perang Korea tahun 1950-1953. Ini merupakan reuni kedua dalam lima tahun terakhir yang berlangsung minggu ini. (yds/kha)










































