Kedua kakak-beradik bernama Nur Maisarah Balqis Rosghazali (7) dan Nur Qhalisha Balqis Rosghazali (6) sedang berada di kamar mereka, ketika api berkobar di rumah mereka di Taman Tanjung Minyak, Malaka.
Saat kejadian, ayah kedua korban, Rosghazali Shafiee juga berada di rumah tersebut, namun dia gagal menyelamatkan kedua buah hatinya itu. Selain kobaran api yang membesar dengan cepat, pintu kamar kedua putrinya itu pun terkunci dari dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa warga desa dan saya mencoba menolong namun asap terlalu tebal dan pintunya terkunci dari dalam," imbuh kakek berumur 69 tahun itu.
Kepala operasi Departemen Pemadam Kebakaran Kamarulzaman Mohd Din mengkonfirmasi dua orang tewas dalam kebakaran itu. Dikatakannya, petugas pemadam tiba di lokasi saat sekitar 50 persen bagian rumah telah hangus terbakar.
"Kami berhasil menyelamatkan satu orang dewasa berumur 40-an tahun, yang mengalami luka-luka bakar di tubuhnya dan dia kelihatan sesak napas," tutur Kamarulzaman. "Namun, dua anak ditemukan saling berpelukan di bawah tempat tidur, yang diyakini mencoba menghindari api," imbuhnya.
Belum diketahui penyebab kebakaran itu. "Kami sedang menyelidiki penyebab kebakaran," tandasnya.
(ita/ita)











































