Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (24/10/2015), dari rumah sakit tempat dirinya dirawat, Sonia Bibi menceritakan kepada polisi bahwa mantan kekasihnya, Latif Ahmed telah menyiram tubuhnya dengan bensin dan membakarnya setelah dia menolak untuk menikah dengan pria itu.
Seorang dokter di rumah sakit Nishtar di kota Multan mengkonfirmasi kepada AFP, bahwa 45 hingga 50 persen tubuh Bibi terbakar dalam serangan itu. Namun saat ini, wanita berumur 20 tahun itu sudah melewati masa kritisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi menangkap pria itu setelah mencatat statemen Sonia Bibi dengan disaksikan kedua orangtuanya," tutur Hayat.
"Gadis itu mengatakan pada kami bahwa dia tadinya mencintai Ahmed, yang dituduhnya menyiramkan bensin dan membakarnya," tutur Hayat.
Kepolisian Pakistan masih menyelidiki insiden ini namun penyelidikan awal menunjukkan bahwa Ahmed membakar Bibi setelah dia menolak untuk dipersunting pria muda itu.
Mukhtar Cheema, pejabat kepolisian lainnya di Multan, mengatakan bahwa Bibi mengatakan kepada polisi kalau dirinya menolak lamaran Ahmed karena dia tak lagi mencintai pria itu.
(ita/ita)










































