Seorang siswa berusia 14 tahun, David Issa melihat pria itu mengayunkan pedang ke arah gurunya. Pria sadis itu akhirnya ditembak polisi dan tewas di rumah sakit.
"Kami sedang duduk di kafe (sekolah) dan kemudian pria itu muncul dengan mengenakan topeng, dia membawa pedang dan menusukkannya ke guruku. Aku panik dan lari dari situ," kata David dengan suara bergetar seperti dilansir AFP, Jumat (23/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria itu mengenakan topeng Darth Vader dan berkostum hitam. Dia tiba di sekolah dan sempat berfoto dengan siswa yang mengira hal itu adalah lelucon atau kostum Halloween.
Tapi kemudian dia mengamuk dan menusuk 2 orang guru yang ditemuinya di dekat pintu masuk. Lalu dia bergegas menuju ke aula dan mencari lebih banyak korban.
"Aku melihat pria bertopeng itu mengenakan kostum warna hitam dan naik ke tangga. Dia membawa pedang yang berlumuran darah," kata Ahmed Hadi, seorang guru matematika berusia 25 tahun.
"Dia pindah ke kelas lain. Anak-anak sangat ketakutan. Kami mematikan lampu dan menahan pintu dengan meja. Kami meminta para siswa untuk duduk dan tetap tenang, mereka baru berusia 10 tahun," ucapnya.
Akibat kejadian itu, seorang guru dan seorang murid tewas. Mereka tewas di rumah sakit dengan luka tusukan di tubuh mereka.
(dhn/dhn)











































