Mengerikan! Boko Haram Tembak Mati 20 Orang di Jalanan Nigeria

Mengerikan! Boko Haram Tembak Mati 20 Orang di Jalanan Nigeria

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 22 Okt 2015 13:54 WIB
Mengerikan! Boko Haram Tembak Mati 20 Orang di Jalanan Nigeria
bendera Boko Haram (Foto: Emmanuel Braun)
Abuja, - Mengerikan! Sebanyak 20 orang ditembak mati para militan Boko Haram di jalanan di negara bagian Borno, Nigeria.

Warga mengatakan, sekelompok militan Boko Haram menembaki empat kendaraan di jalan raya di luar desa Jingalta, sekitar 70 kilometer sebelah utara Maiduguri, hingga menewaskan keseluruhan 20 penumpang di dalam mobil-mobil itu. Insiden itu terjadi pada Rabu (21/10) sekitar pukul 09.30 waktu setempat.

"Kami menerima informasi adanya serangan oleh pria-pria bersenjata Boko Haram pada empat mobil di dekat desa Jingalta, di mana mereka menembak mati keseluruhan 20 penumpang kendaraan-kendaraan itu sebelum membakar mobil-mobil tersebut," tutur Babakura Kolo, anggota kelompok pengamanan setempat yang membantu militer Nigeria memerangi Boko Haram di Maiduguri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pria bersenjata itu kabur dari operasi militer terhadap daerah kantong-kantong mereka di wilayah tersebut pada sekitar pukul 09.30 ketika mereka berpapasan dengan kendaraan-kendaraan tersebut di jalan raya dan langsung menembakinya," ujar Kolo seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (22/10/2015).

Para pelaku yang menaiki truk-truk terbuka dan motor-motor, kemudian menjarah dan membakar desa tersebut yang penduduknya sudah melarikan diri atas serangan itu.

Jibir Hassan, sopir bus yang tiba di lokasi kejadian setelah para pelaku pergi, mengkonfirmasi jumlah korban tewas.

"Ketika kami tiba di desa Jingalta, kami menemukan desa itu sedang terbakar, dengan semuanya nyaris hangus dan persis di luar desa, kami melihat jasad-jasad tergeletak di tepi jalan, semuanya 20 jasad," tutur Hassan kepada AFP.

Pemberontakan Boko Haram di Nigeria telah berlangsung sejak tahun 2009. Sejauh ini setidaknya 17 ribu orang telah tewas dalam berbagai serangan Boko Haram di negeri itu. (ita/ita)


Berita Terkait