Juru bicara kepolisian mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (22/10/2015), petugas tersebut melepas tembakan karena mengira korban adalah teroris.
Insiden itu terjadi ketika seorang penumpang yang akan turun dari bus terlibat pertengkaran dengan dua petugas bersenjata yang akan naik bus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan yang diwarnai aksi-aksi kekerasan antara Israel-Palestina. Setidaknya 47 warga Palestina dan seorang warga Arab Israel telah tewas sejak maraknya kekerasan pada awal bulan ini. Di antara mereka yang tewas termasuk para pelaku penikaman. Selain itu, delapan warga Israel juga tewas.
Aksi-aksi demo yang diwarnai kerusuhan juga terjadi di wilayah Yerusalem timur, Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Atas situasi tersebut, Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri dari eskalasi berbahaya yang bisa memicu pergolakan rakyat Palestina secara besar-besaran.
(ita/ita)











































