Insiden penikaman itu terjadi di sekitar daerah Beit Awwa di bagian selatan Tepi Barat. Beberapa saat sebelumnya, bentrokan juga terjadi di Hebron saat pasukan Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina yang dipenjara atas serangan penikaman fatal pada tahun lalu.
Militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/10/2015) mengkonfirmasi terjadinya aksi penikaman tersebut. Namun tidak disebutkan bagaimana kondisi tentara Israel yang ditikam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekerasan terus terjadi di wilayah Yerusalem dan Tepi Barat selama hampir tiga pekan terakhir. Serangkaian kekerasan, khususnya aksi penikaman tersebut makin memicu ketegangan. Sejauh ini, setidaknya 41 warga Palestina tewas, termasuk para pelaku penikaman dan juga anak-anak yang terlibat dalam bentrokan dengan polisi Israel. Sedangkan dari pihak Israel, sedikitnya 7 orang tewas dalam berbagai serangan acak yang terjadi di jalanan setempat.
Terhadap situasi ini, Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mengungkapkan kekhawatirannya dan mengimbau kedua pihak untuk menahan diri. Sedangkan Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk membahas solusi mengakhiri kekerasan.
(ita/ita)











































