Justin Trudeau, Anak Mantan PM yang Jadi PM Baru Kanada

Justin Trudeau, Anak Mantan PM yang Jadi PM Baru Kanada

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 15:41 WIB
Justin Trudeau, Anak Mantan PM yang Jadi PM Baru Kanada
Justin Trudeau (REUTERS/Chris Wattie)
Ottawa - Justin Trudeau terpilih menjadi Perdana Menteri (PM) Kanada yang baru setelah berhasil mengalahkan Partai Koservatif yang menaungi PM Stephen Harper. Trudeau merupakan anak sulung mantan PM Kanada Pierre Trudeau yang menjabat era tahun 70-an dan 80-an silam.

Kemenangan dalam pemilu federal pada Senin (19/10) waktu setempat ini memiliki kenangan tersendiri bagi Trudeau. Karena dia akan kembali ke kediaman perdana menteri yang menjadi tempatnya tumbuh besar ketika ayahnya menjabat.

Di kediaman yang terletak di 24 Sussex Drive ini, Trudeau tinggal selama 12 tahun bersama sang ayah dan keluarganya. Ayah Trudeau menjabat PM Kanada selama dua periode, yakni tahun 1968-1979 dan tahun 1980-1984. Trudeau lahir pada 25 Desember tahun 1971 lalu dan menjadi sorotan publik hingga ayahnya lengser sebagai PM Kanada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rekan saya, kita mengalahkan ketakutan dengan harapan. Kita mengalahkan sinisme dengan kerja keras. Kita mengalahkan politik yang negatif dan memecah belah dengan visi positif yang menyatukan rakyat Kanada," ucap Trudeau di hadapan pendukungnya di Montreal, seperti dilansir Reuters, Selasa (20/10/2015).

"Inilah yang bisa dilakukan politik positif," imbuhnya.

Trudeau yang mantan guru dan instruktur snowboard ini, pertama terpilih menjadi anggota parlemen Kanada pada tahun 2008. Dia terpilih lagi menjadi anggota parlemen pada tahun 2011, namun penampilan Partai Liberal sangat buruk dalam pemilu. Setelah Ketua Partai Liberal mundur, nama Trudeau mencuat dan diusulkan menjadi ketua baru.

Bapak tiga anak ini awalnya ragu karena memikirkan keluarganya, namun akhirnya bersedia mencalonkan diri dan meraih kemenangan dalam pemilihan Ketua Partai Liberal. Trudeau pun resmi memimpin Partai Liberal sejak tahun 2013. Dukungan Partai Liberal meningkat setelah Trudeau menjabat ketua.

Namun kemudian Trudeau mulai menjadi sasaran serangan Partai Konservatif yang berkuasa. Dia disebut lebih banyak bergaya daripada membahas substansi politik dan dianggap belum siap menjadi PM Kanada. Namun dengan keberaniannya berjanji mengelola anggaran defisit dan meningkatkan perekonomian Kanada, Partai Liberal mengalami perubahan.

Sosok Trudeau mampu menarik perhatian banyak publik dan bahkan dibanding-bandingkan dengan dinasti Kennedy dan kampanye Obama karena dia menggunakan slogan 'Real Change' dalam kampanyenya. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads