Sekjen PBB Serukan Iran Hentikan Hukuman Mati

Sekjen PBB Serukan Iran Hentikan Hukuman Mati

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 12:59 WIB
Sekjen PBB Serukan Iran Hentikan Hukuman Mati
Ban Ki-moon (Foto: REUTERS/Darren Ornitz)
Teheran, - Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan Iran untuk melakukan moratorium atas eksekusi mati. Seruan ini disampaikan setelah dua orang dihukum gantung dalam dua pekan terakhir.

Ban mengatakan, dirinya sangat bersedih atas eksekusi kedua napi yang didakwa saat masih remaja tersebut. Pemimpin badan dunia itu mengingatkan, Teheran telah menandatangani dua konvensi internasional yang melarang hukuman mati untuk anak-anak di bawah usia 18 tahun.

"Sekjen menekankan kembali penolakan PBB atas penerapan hukuman mati, dan meminta pemerintah Iran melakukan moratorium atas eksekusi dengan pandangan untuk menghapuskan hukuman mati," demikian statemen dari juru bicara Ban seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fatemeh Salbehi, wanita berumur 23 tahun, dihukum gantung di provinsi Fars pada 13 Oktober lalu, setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan seorang pria yang memaksa menikahinya saat usianya baru 16 tahun. Sepekan sebelumnya, Samad Zahabi digantung mati di provinsi Kermanshah atas pembunuhan seorang gembala saat masih berumur 17 tahun.

Menurut pakar-pakar HAM PBB, otoritas Iran tidak menyampaikan pemberitahuan kepada keluarga maupun pengacara Zahabi sebelum hukuman gantung dilakukan.

Ban mengatakan, dirinya prihatin karena kedua eksekusi itu mencerminkan trend mengkhawatirkan di Iran, yang menurut Ban, lebih dari 700 orang dilaporkan telah dieksekusi tahun ini, termasuk setidaknya 40 orang yang dilakukan di depan publik.

"Mayoritas eksekusi itu diterapkan untuk pelanggaran terkait narkoba -- kejahatan yang tidak memenuhi ambang batas kejahatan paling serius sesuai ketentuan hukum internasional," tutur ban.

(ita/ita)


Berita Terkait