Kepolisian Israel menyatakan, dalam insiden yang terjadi pada Minggu, 18 Oktober waktu setempat tersebut, seorang pria yang diyakini warga Palestina, memasuki stasiun bus dengan bersenjatakan pistol dan pisau. Dia menembak mati seorang tentara Israel dan melukai 10 orang lainnya, termasuk empat tentara.
Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/10/2015), pelaku penembakan itu kemudian tewas ditembak para tentara Israel. Dalam insiden itu, seorang warga Afrika yang berada di lokasi juga terkena tembakan pasukan Israel yang salah mengira dia sebagai pelaku penembakan kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari tiga pekan ini kekerasan meningkat antara Israel dan Palestina. Setidaknya 41 warga Palestina telah tewas termasuk para pelaku penikaman. Sementara di pihak Israel, delapan orang tewas. Kebanyakan pelaku penyerangan adalah kaum muda Palestina bersenjatakan pisau dan diyakini bertindak atas kemauan sendiri. (ita/ita)











































