Disampaikan juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ahsraf al-Qudra kepada AFP, Sabtu (17/10/2015), salah satu korban tewas diidentifikasi sebagai Yehya Abdul Qadir Farhat yang berusia 22 tahun. Bentrokan ini terjadi pada Jumat (16/10) waktu setempat.
"Dia tewas setelah ditembak secara langsung di kepala oleh tentara (Israel) dalam bentrokan di dekat perlintasan Beit Hanoun (Erez)," tutur al-Qudra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak kekerasan antara Israel-Palestina kembali marak awal bulan ini, tercatat 37 warga Palestina tewas, termasuk mereka yang ditembak mati usai menyerang warga Israel dalam beberapa insiden terpisah. Ratusan warga Palestina lainnya luka-luka dalam bentrokan dengan tentara dan polisi Israel.
Sementara itu, sedikitnya 7 warga Israel tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan oleh warga Palestina.
Bentrokan di Gaza ini terjadi bersamaan dengan hari yang disebut warga Palestina sebagai 'revolusi Jumat' melawan Israel. Ratusan demonstran Palestina terlibat bentrok dengan tentara Israel di sejumlah lokasi berbeda di sepanjang perbatasan Gaza, setelah Hamas dan kelompok Jihad Islamiyah menyerukan unjuk rasa melawan Israel. (nvc/try)











































