Lebih dari 250 Ribu Nyawa Melayang Akibat Konflik Suriah

Lebih dari 250 Ribu Nyawa Melayang Akibat Konflik Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 18:05 WIB
Lebih dari 250 Ribu Nyawa Melayang Akibat Konflik Suriah
serangan pemberontak Suriah (Foto: Hosam Katan/REUTERS)
Damaskus, - Konflik Suriah terus menelan korban jiwa. Bahkan lebih dari seperempat juta nyawa telah melayang selama konflik brutal yang dimulai lebih dari empat tahun lalu.

Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (16/10/2015), pihaknya telah mendokumentasi kematian 250.124 orang, termasuk setidaknya 74.426 warga sipil Suriah.

Disebutkan Observatory, korban jiwa warga sipil termasuk 12.517 anak-anak dan 8.062 wanita. Organisasi yang berbasis di London, Inggris tersebut menggunakan jaringan sumber-sumbernya yang luas di Suriah dalam mengumpulkan data tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angka ini merupakan peningkatan dari jumlah korban jiwa sebanyak 240 ribu orang yang diumumkan Observatory pada Agustus lalu.

Menurut Observatory, total jumlah pemberontak Suriah yang tewas dalam konflik ini mencapai 43.752 orang, dan jumlah jihadis asing yang tewas sebanyak 37.010 orang.

Setidaknya 91.678 orang pasukan pro-pemerintah Suriah -- termasuk di antara mereka 52.077 tentara rezim Suriah dan pejuang-pejuang sekutu asal Suriah dan non-Suriah -- juga tewas dalam konflik berkepanjangan itu.

Militer Suriah selama ini didukung oleh para milisi pro-pemerintah setempat, juga para pejuang dari Iran, Irak, Afghanistan dan milisi Hizbullah asal Libanon.

Di antara total korban tewas yang disampaikan Observatory tersebut termasuk 3.258 orang yang tidak teridentifikasi. Namun angka tersebut tidak mencakup sekitar 30 ribu orang yang hilang di Suriah.

Konflik Suriah diawali dengan aksi-aksi protes antipemerintah pada Maret 2011 silam, sebelum akhirnya berubah menjadi perang sipil setelah rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad melancarkan operasi besar-besaran terhadap para demonstran. Setidaknya empat juta warga Suriah telah mengungsi ke negara-negara tetangga akibat konflik ini. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads