Taliban Siap Usir Pasukan AS dari Afghanistan

Taliban Siap Usir Pasukan AS dari Afghanistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 14:40 WIB
Taliban Siap Usir Pasukan AS dari Afghanistan
militan Taliban (Foto: Stringer)
Kabul, - Kelompok militan Taliban siap untuk terus berperang sampai pasukan Amerika Serikat benar-benar ditarik keluar dari Afghanistan. Hal ini disampaikan Taliban setelah pemerintah AS menyatakan akan memperpanjang keberadaan pasukan militernya di Afghanistan.

Presiden AS Barack Obama menyatakan, tentara AS di Afghanistan yang berjumlah 9.800 personel akan tetap berada di Afghanistan hingga setidaknya tahun depan. Pada awal tahun 2017, ketika presiden baru AS akan dilantik, jumlah pasukan AS di Afghanistan akan dikurangi menjadi sekitar 5.500 orang, bukan 1.000 personel seperti rencana semula.

Obama menyatakan, misi tentara AS tetap sama, yakni untuk melatih dan mendukung pasukan keamanan Afghanistan dan melaksanakan operasi kontraterorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obama menilai AS masih perlu meningkatkan kekuatan untuk mempertahankan kemajuan yang dicapai. Dan Obama merasa tindakannya itu adalah hal yang benar untuk dilakukan.

"Sebagai panglima tertinggi, saya tidak akan membiarkan Afghanistan untuk digunakan sebagai tempat yang aman bagi teroris untuk menyerang bangsa kita lagi," kata Obama dari Ruang Roosevelt Gedung Putih.

Namun juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid mengatakan, kelompok tersebut akan terus berjuang mengusir pasukan AS dari Afghanistan.

"Ketika serangan-serangan terus berlanjut terhadap para penjajah dan ketika mereka melihat bahwa mereka harus menggunakan lebih banyak uang dalam perang sia-sia mereka, mereka akan terpaksa mengubah kebijakan opresif mereka. Jihad kami akan terus berlangsung sampai penjajah terakhir diusir," cetus Mujahid kepada AFP, Jumat (16/10/2015).

"Merekalah yang memutuskan untuk menginvasi Afghanistan. Namun kamilah yang akan memutuskan kapan mereka pergi," imbuhnya. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads