Hal tersebut dilontarkan kedua pemimpin tersebut dalam percakapan telepon pada Kamis, 15 Oktober waktu setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (16/10/2015).
Dalam percakapan itu, kedua pemimpin membahas kerjasama memerangi ISIS di Suriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Gedung Putih, Obama dan Erdogan juga menekankan perlunya menghentikan segera serangan-serangan militan Kurdi atau kelompok PKK di Turki. Obama juga menyampaikan belasungkawa dan solidaritas AS dalam menghadapi ancaman keamanan yang dialami Turki.
Sebelumnya pada Sabtu (10/10) lalu waktu setempat, ledakan bom kembar mengguncang ibukota Ankara hingga menewaskan 99 orang dan melukai lebih dari 500 orang lainnya. Belum ada pihak yang mengklaim mendalangi serangan bom bunuh diri itu. Namun pemerintah Turki menyalahkan kelompok radikal ISIS atas ledakan bom tersebut. (ita/ita)











































