Rusia Akui Jetnya Terbang Dekat Pesawat Koalisi AS untuk Identifikasi

Rusia Akui Jetnya Terbang Dekat Pesawat Koalisi AS untuk Identifikasi

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 15 Okt 2015 16:24 WIB
Rusia Akui Jetnya Terbang Dekat Pesawat Koalisi AS untuk Identifikasi
Ilustrasi
Moskow - Amerika Serikat khawatir dengan keberadaan pesawat tempur Rusia yang terbang dekat dengan pesawat koalisinya di Suriah. Namun Rusia menegaskan pesawatnya hanya berusaha mengidentifikasi pesawat koalisi AS yang berada di dekatnya.

Dalam penjelasannya, seperti dilansir AFP, Kamis (15/10/2015), otoritas Rusia menyebut sistem peringatan jet tempur Rusia jenis Su-30SM mendeteksi emisi dari objek terbang tak teridentifikasi di dekatnya. Insiden ini terjadi pada 10 Oktober lalu.

"Jet tempur kami berputar dan terbang ke jarak sekitar 2-3 kilometer, bukan dengan tujuan menakut-nakuti, tapi untuk mengidentifikasi objek yang menjadi pertanyaan dan milik siapa objek itu," ucap juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konashenkov menyebut, insiden semacam ini bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, pilot jet tempur Rusia sering melihat keberadaan pesawat tempur maupun pesawat tak berawak atau drone milik AS dari jarak dekat.

Baik Rusia maupun AS sama-sama menjalankan misi militer terhadap Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah. Juru bicara koalisi militer AS di Suriah, Kolonel Steven Warren mengungkapkan kekhawatiran terhadap aksi Rusia yang dianggap berpotensi memicu tabrakan di udara.

Warren menegaskan, seluruh pilot jet tempur AS dilatih untuk berperilaku semestinya di udara, tapi dengan jarak yang terlalu dekat antara dua pesawat jelas sangat berbahaya.

"Tapi ini -- tapi ini berbahaya, bukan? Sungguh berbahaya jika dua pesawat berada di wilayah udara yang sama tanpa protokol yang jelas demi keamanan seluruh pihak, itulah kenapa kami duduk bersama Rusia untuk memperjelas protokol keamanan," tegasnya. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads