Licho Escamilla meninggal setelah disuntik mati di penjara Huntsville pada Rabu (14/10) pukul 18.31 waktu setempat. Demikian disampaikan Jason Clark, pejabat Departemen Peradilan Kriminal Texas seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/10/2015).
Escamilla yang saat kejadian masih berumur 19 tahun, tengah diburu atas pembunuhan lainnya ketika dia terlibat dalam pertikaian di areal parkir kelab malam pada tahun 2001. Polisi Kevin James yang saat itu sedang tidak bertugas, tewas ditembak ketika dia dan polisi-polisi lainnya yang juga sedang tak bertugas, mencoba melerai pertikaian itu.
Selama persidangan kasusnya, Escamilla hanya menunjukkan sedikit penyesalan atas perbuatannya itu. Mahkamah Agung AS telah menolak permohonan kasasinya dan Dewan Pengampunan dan Pembebasan Texas menolak untuk memberikan penangguhan hukuman mati.
Menurut Pusat Informasi Hukuman Mati AS, suntik mati atas Escamilla merupakan eksekusi ke-24 kali yang dilakukan tahun ini di AS dan ke-12 kali di negara bagian Texas, yang tercatat paling banyak melakukan eksekusi mati. (ita/ita)











































