Rentetan serangan itu terjadi di "Hari Kemarahan" yang diumumkan oleh kelompok-kelompok Palestina. Media Israel melaporkan seperti dilansir Reuters, Selasa (13/10/2015), dua warga Palestina menembak dan menusuk para penumpang di dalam sebuah bus di Yerusalem. Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam serangan itu.
Menurut juru bicara layanan ambulans, satu dari kedua penyerang tewas dalam insiden itu, sementara seorang lagi telah ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saat sebelumnya, seorang pria Palestina juga menikam seorang warga Israel di jalanan dekat halte bus di Raanana, sebelah utara Tel Aviv.
Juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri mengatakan, pelaku penusukan, seorang warga Palestina berumur 22 tahun asal Yerusalem timur. Pelaku telah dibawa ke rumah sakit dengan luka-luka serius setelah dipukuli oleh warga setempat. Sementara korban mengalami luka ringan akibat penikaman.
Ini merupakan insiden penikaman ke-21 di Israel, Yerusalem dan Tepi Barat sejak 3 Oktober lalu. Serangan-serangan itu terjadi seiring maraknya bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan warga Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat belakangan ini.
Menurut Reuters, setidaknya empat warga Israel dan 26 warga Palestina telah tewas dalam berbagai serangan selama 12 hari terakhir. Di antara para korban tersebut termasuk delapan pelaku penyerangan dan delapan anak-anak. (ita/ita)











































