"Kami berdiskusi dengan polisi dan Jaksa Agung, ternyata Palmer datang ke Zimbabwe dengan berkas yang sesuai aturan," kata Menteri Lingkungan Zimbabwe Oppah Muchinguri-Kashiri seperti dilansir Reuters, Selasa (13/10/2015).
Palmer yang merupakan pemburu dari Minnesota menjadi kontroversi dunia pada Juli lalu ketika dia membunuh Cecil di Hwange National Park. Cecil merupakan singa kebanggan yang menjadi maskot Zimbabwe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walter Palmer (Reuters/Eric Miller) |
Muchinguri-Kashiri mengatakan bahwa Palmer saat ini bebas untuk berkunjung ke Zimbabwe sebagai turis, tetapi bukan sebagai pemburu. Hukuman baginya hanyalah Palmer tidak akan mendapatkan izin untuk berburu. Palmer sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait komentar Menteri Lingkungan Zimbabwe tersebut.
Komentar Menteri Lingkungan tersebut memicu kemarahan dari gugus tugas konservasi Zimbabwe. Mereka menganggap Palmer sudah melakukan kejahatan dan akan mengupayakan tindakan hukum untuk dokter gigi itu di Amerika Serikat.
"Kenyataannya adalah hukum sudah lumpuh. Kami akan menghubungi kuasa hukum kami di Amerika Serikat untuk melihat apa yang bisa mereka lakukan agar bisa membawa Palmer ke jalur hukum," kata kepala gugus tugas tersebut, Johnny Rodrigues. Johnny juga merupakan orang pertama yang melaporkan kematian Cecil. (imk/rna)












































Walter Palmer (Reuters/Eric Miller)