PM Turki Sebut ISIS Jadi Tersangka Utama Ledakan Bom di Ankara

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 13 Okt 2015 02:04 WIB
Foto: Umit Bektas/REUTERS
Istanbul - Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyebut ISIS sebagai tersangka utama ledakan bom kembar di Ankara pada Sabtu (10/10) lalu. Pemerintah Turki sedang melakukan investigasi terhadap pelaku ledakan yang kemudian memberikan petujuk pada sebuah kelompok.

"Jika mempertimbangkan cara serangan yang terjadi dan kecenderungan umumnya, kami telah mengidentifikasi Islamic State (ISIS) sebagai fokus utama," kata PM Davutoglu dalam wawancara yang disiarkan langsung oleh Turki NTV. Demikian dilansir Reuters, Selasa (13/10/2015).

Davutoglu mengatakan bahwa kejadian ini merupakan peristiwa terburuk di tanah air yang dimaksudkan untuk mempengaruhi hasil pemungutan suara pada November mendatang. Sebelumnya, pemerintah sudah memastikan bahwa tidak ada alasan untuk menunda pemungutan suara.

Pada Sabtu (10/10) lalu, dua bom yang hanya berjarak hitungan detik meledak di Ankara dengan terget aktivis pro Kurdi dan kelompok sipil di dekat stasiun kereta api utama Ankara. Sedikitnya 97 orang tewas akibat ledakan itu.

"Itu pasti bom bunuh diri, saat ini tes DNA sedang dilakukan. Kami sudah hampir mendapatkan nama yang merujuk ke satu kelompok," ujar Davutoglu.

Para penantang Presiden Turki Tayyip Erdogan menyalahkannya atas ledakan tersebut. Pemerintah Turki tidak terima dengan tudingan tersebut.

Otoritas Turki hingga kini masih berusaha mengidentifikasi dua pelaku yang mendalangi ledakan kembar tersebut. Salah satu pelaku diidentifikasi sebagai seorang pria dengan usia antara 25-30 tahun. (imk/imk)