Mahathir gencar menyerukan agar Perdana Menteri Najib Razak mengundurkan diri dari jabatannya terkait skandal 1MDB. Pekan ini, dalam penampilan bersama yang langsung di depan publik, Mahathir dan mantan Wakil PM Muhyiddin Yassin yang dipecat PM Najib, menggelar konferensi pers bersama.
UMNO atau United Malays National Organisation merupakan partai yang dipimpin PM Najib. Muhyiddin merupakan salah satu dari beberapa pihak yang didepak karena mengkritik PM Najib. Sedangkan mantan anggota senior UMNO, Khairuddin Hassan dan pengacaranya, Matthias Chang, yang kini dalam penahanan kepolisian Malaysia telah secara resmi dijerat dakwaan percobaan sabotase sistem perbankan dan keuangan Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melihat iklim ketakutan di antara orang-orang. Pemerintah sekarang menafsirkan hukum sesuai kepentingan mereka. Kami di sini untuk menunjukkan bahwa kami melawan penyimpangan hukum di negara kita," tegas Mahathir.
Hadir pula dalam konferensi pers ini Wakil Presiden Partai UMNO Shafie Apdal yang juga telah dipecat sebagai menteri dan tokoh UMNO Tengku Razaleigh Hamzah dan Sanusi Junid yang dituakan oleh anggota partai lainnya. Muhyiddin yang hingga kini masih menjabat Wakil Ketua UMNO menyatakan UMNO tidak bisa tak peduli dengan situasi saat ini.
"UMNO memiliki budaya tertentu...Anda cenderung menahan perasaan Anda. Yang saya minta dari mereka adalah mereka lebih ekspresif di berbagai situasi. Jangan takut jika apa yang Anda lakukan adalah benar," ucapnya.
Saat ditanya apakah dirinya akan menyerukan kembali pengunduran diri Najib, Muhyiddin mengatakan: "Saya tidak perlu mengatakannya, karena yang lain sudah mengatakannya... Ada persoalan kekhawatiran dan ini tergantung perdana menteri untuk mempertimbangkan tindakannya adalah yang terbaik untuk negara." (nvc/nrl)











































