Polisi Israel Ditikam di Yerusalem, Pelaku Tewas Ditembak

Polisi Israel Ditikam di Yerusalem, Pelaku Tewas Ditembak

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 12 Okt 2015 15:44 WIB
Polisi Israel Ditikam di Yerusalem, Pelaku Tewas Ditembak
Polisi Israel di Yerusalem (REUTERS/Ammar Awad)
Yerusalem - Insiden penikaman kembali terjadi di wilayah Yerusalem. Seorang polisi Israel ditikam oleh warga keturunan Arab di depan gerbang Kota Tua, Yerusalem.

Seperti dilansir AFP, Senin (12/10/2015), polisi yang menjadi korban penikaman mengenakan rompi pelindung sehingga tidak mengalami luka-luka dalam insiden ini. Sedangkan pelaku penikaman akhirnya ditembak mati oleh polisi lain yang ada di dekat lokasi kejadian.

Kepolisian mengidentifikasi pelaku sebagai warga keturunan Arab, tanpa menyebut apakah dia warga Palestina atau warga Israel. Identitas pelaku juga tidak disebut lebih lanjut, polisi hanya menyebut pelaku sebagai teroris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara kepolisian Israel menuturkan, pelaku menyerang polisi Israel yang berusaha menggeledah pelaku di dekat gerbang Kota Tua, Yerusalem. Lokasi penikaman ini terletak dekat dengan situs sakral bagi warga muslim maupun Yahudi. Meningkatnya kunjungan oleh warga Israel ke situs sakral tersebut memicu kekhawatiran warga Palestina, yang akhirnya memicu serangkaian kekerasan dalam dua minggu terakhir.

Belasan insiden penusukan yang menargetkan warga Yahudi banyak terjadi sejak 3 Oktober lalu, yang diawali ketika seorang warga Palestina menikam dua warga Israel di Kota Tua hingga tewas. Serangan penikaman balasan kemudian terjadi di kota Dimona, Israel, ketika remaja Yahudi berusia 17 tahun menusuk dua warga Palestina dan dua warga Israel keturunan Arab hingga luka-luka.

Kerusuhan pun pecah di wilayah Yerusalem Timur dan Tepi Barat, hingga meluas ke wilayah Gaza. Bentrokan dengan polisi Israel di perbatasan dengan Gaza dilaporkan menewaskan 9 warga Palestina, pekan lalu.

Pada Minggu (11/10), Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza sebagai balasan atas dua roket yang jatuh di wilayahnya. Serangan udara Israel menewaskan seorang wanita hamil dan anaknya yang masih balita. Dalam pernyataannya, Israel menyatakan serangannya ditargetkan kepada pabrik pembuat senjata milik Hamas di Gaza. (nvc/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads