Seperti dilansir oleh CNN, Sabtu (10/10/2015), bom tersebut menargetkan aksi damai yang dihadiri sekitar 14.000 orang. Aksi tersebut diorganisir oleh kelompok-kelompok sayap kiri dan pro-Kurdi.
Ledakan bom kembar itu terasa begitu kuat, hingga mengguncang gedung perkantoran bertingkat tinggi di sekitarnya. Korban tewas diperkirakan masih akan bertambah. Serangan bom bunuh diri ini juga terjadi sebelum pemilu nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November nanti.
Β
Sebelumnya, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengecam keras ledakan bom kembar tersebut. Dikatakan Erdogan, serangan bom itu menargetkan persatuan dan perdamaian negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(jor/jor)










































