AS Salah Gempur Rumah Sakit Afghanistan, 33 Orang Belum Ditemukan

AS Salah Gempur Rumah Sakit Afghanistan, 33 Orang Belum Ditemukan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 09 Okt 2015 10:17 WIB
AS Salah Gempur Rumah Sakit Afghanistan, 33 Orang Belum Ditemukan
Foto: REUTERS/Stringer
Kabul, - Sebanyak 33 orang masih belum ditemukan menyusul serangan udara Amerika Serikat terhadap sebuah rumah sakit di Afghanistan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jumlah korban jiwa akan meningkat tajam.

Serangan udara yang dilancarkan pada Sabtu, 3 Oktober waktu setempat di kota Kunduz itu menewaskan 12 staf dan 10 pasien. Akibat serangan ini, pihak Doctors Without Borders (MSF) yang mengelola RS tersebut, memutuskan untuk menutup rumah sakit tersebut.

"Kami masih shock," cetus Guilhem Molinie, kepala MSF di Afghanistan kepada para wartawan di Kabul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan MSF, hingga kini sembilan pasien dan 24 staf RS masih hilang usai serangan udara AS tersebut. "Kami tak bisa berspekulasi mengenai keberadaan mereka," demikian disampaikan MSF dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/10/2015).

Menurut MSF, mungkin saja masih ada jasad-jasad tak terindetifikasi di RS yang dibombardir AS tersebut. Namun saat ini hal itu tak bisa dikonfirmasi mengingat masih tidak amannya lokasi kejadian.

Presiden AS Barack Obama telah menyampaikan permintaan maaf kepada MSF atas serangan yang keliru tersebut. Obama pun berjanji penyelidikan atas insiden itu akan dilakukan dengan menyeluruh dan transparan.

MSF yang mengecam serangan itu sebagai kejahatan perang, menekankan perlunya investigasi internasional. Ditegaskan MSF, serangan AS tersebut melanggar Konvensi Jenewa. (ita/ita)


Berita Terkait