"Warga sipil Israel berada di garis depan dalam perang melawan terorisme dan harus selalu waspada secara maksimal," ucap PM Netanyahu usai mengunjungi markas besar Kepolisian Israel di Yerusalem, seperti dilansir AFP, Kamis (8/10/2015).
"Tujuan dari terorisme adalah untuk menyebar ketakutan, dan cara untuk mengalahkannya ialah dengan tetap menjaga ketenangan dan daya tahan baik dalam level nasional maupun personal," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Rabu (7/10), seorang wanita Palestina berusia 18 tahun terluka setelah ditembak, usai menikam seorang pria Israel di Tembok Barat, Yerusalem. Sedikitnya ada tiga kasus penusukan dan penembakan seorang warga keturunan Arab oleh kepolisian Israel pekan ini.
"Kita pernah mengalami yang lebih buruk dari ini dan kita akan menangani gelombang teror baru ini dengan menjaga tekad, tanggung jawab dan persatuan," imbau PM Netanyahu.
Perwakilan otoritas Israel dan Palestina dilaporkan bertemu untuk membahas isu keamanan di Tepi Barat pada Selasa (6/10). Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengaku tak ingin ketegangan yang mencuat belakangan ini berujung konfrontasi lanjutan dengan Israel. (nvc/ita)











































