Menurut paramedis dan saksi mata seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/10/2015), serangan udara tersebut menargetkan sebuah rumah yang sedang menggelar pesta pernikahan di Sanban, provinsi Dhamar, sekitar 100 kilometer sebelah selatan ibukota Sanaa.
Sumber paramedis tidak menyebutkan pelaku serangan udara tersebut. Namun koalisi Arab Saudi telah mulai melancarkan serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret lalu, guna mendukung pemerintahan Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi. Serangan-serangan udara koalisi Saudi tersebut telah beberapa kali dilaporkan mengenai warga sipil Yaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PBB saat itu menyatakan, insiden tersebut merupakan yang paling mematikan sejak Maret lalu, ketika koalisi Saudi mulai melancarkan serangan-serangan udaranya terhadap Houthi.
PBB menyatakan, sejauh ini sekitar 5 ribu orang telah tewas dan 25 ribu orang lainnya luka-luka selama konflik Yaman tujuh bulan terakhir. Di antara korban jiwa tersebut termasuk banyak warga sipil. (ita/ita)











































