Seperti dilansir Reuters, Selasa (6/10/2015), Gubernur South Carolina, Nikki Haley memperingatkan warganya untuk tetap waspada. Beberapa wilayah, termasuk Columbia, ibukota negara bagian South Carolina masih dilanda hujan deras yang lebih ekstrem dari biasanya.
"Ini belum selesai. Masih ada banyak (genangan) air di luar sana," ucap Haley dalam konferensi pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah menyatakan situasi darurat bencana di South Carolina. Dengan pernyataan ini, dana federal bisa dicairkan untuk pemerintah dan organisasi non-profit di South Carolina.
Tim penyelamat berupaya menyelamatkan ratusan orang yang terjebak banjir di rumah dan juga mobil mereka. Hujan deras dengan curah hujan mencapai 60 cm melanda wilayah South Carolina dalam tiga hari terakhir. Sedangkan hujan cukup moderat juga terus mengguyur wilayah North Carolina.
Sekolah-sekolah dan gedung pemerintah yang dilanda banjir terpaksa ditutup sementara. Tim penyelamat menggunakan helikopter untuk menyelamatkan mereka yang terjebak banjir, salah satunya seorang ibu dan bayinya berusia 15 bulan yang berhasil diselamatkan dari sebuah rumah di wilayah Huger.
Nyaris 1.000 orang di South Carolina harus mengungsi akibat bencana alam ini. Sekitar 26 ribu warga harus hidup tanpa aliran listrik. Pada Senin (5/10) sore waktu setempat, otoritas setempat mendatangi warga yang masih tinggal di rumahnya untuk memperingatkan dan meminta warga mengungsi karena ada kemungkinan bendungan jebol di wilayah Columbia bagian timur karena menampung terlalu banyak. (nvc/mad)











































