Ulama Iran Usulkan Pembentukan Tim Pencari Fakta Tragedi Mina

Ulama Iran Usulkan Pembentukan Tim Pencari Fakta Tragedi Mina

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 06 Okt 2015 16:56 WIB
Ulama Iran Usulkan Pembentukan Tim Pencari Fakta Tragedi Mina
Foto: REUTERS/Raheb Homavandi
Teheran - Ulama senior Iran menyerukan perlunya pembentukan komisi pencari fakta dalam penyelidikan tragedi Mina. Pernyataan ini setelah intelijen Iran mulai mengumpulkan bukti-bukti untuk penyelidikan tragedi ini.

Disampaikan perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran untuk urusan ibadah haji dan jemaah haji, Hojjatoleslam Seyyed Ali Qazi-Askar dalam wawancara dengan IRIB News dan dilansir PressTV, Selasa (6/10/2015), bahwa komisi pencari fakta harus dibentuk untuk menyelidiki lebih dalam tragedi Mina.

Qazi-Askar menyatakan usulan pembentukan komisi pencari fakta ini didasarkan pada pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan pejabat Iran lainnya.

"Arab Saudi harus terlibat dalam kerjasama khusus untuk mencari tahu dalang utama dalam insiden Mina," ucap Qazi-Azkar, sembari menyatakan pihak yang bertanggung jawab dalam tragedi ini harus ditindak secara tegas.

Qazi-Azkar menyatakan, ada dua kelompok orang yang kehilangan nyawa di Mina. Kelompok pertama ialah orang-orang yang meninggal pada momen-momen awal akibat cuaca panas dan banyaknya kerumunan massa. Kelompok kedua merupakan orang-orang yang meninggal akibat luka-luka yang diderita, karena penanganan medis yang tidak tepat waktu.

Lebih lanjut, Qazi-Askar menyinggung sikap Ayatollah Khamenei, yang menurutnya, berani dan tegas dengan menyebut bahwa pernyataan Khamenei-lah yang membuat otoritas Saudi mempercepat proses pemulangan jenazah korban asal Iran. Pernyataan ini merujuk pada pernyataan 30 September lalu, saat Khamenei menyebut Saudi tidak memenuhi kewajibannya dalam menangani musibah haji dan menegaskan adanya respons yang keras dan tegas.

Sejauh ini, otoritas Iran telah memulangkan 218 jenazah korban tragedi Mina dari Saudi, dalam dua pesawat terpisah. Total jemaah asal Iran yang tewas dalam tragedi ini diyakini mencapai 464 orang. (nvc/ita)


Berita Terkait