Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif, Ban "menekankan bahwa tak ada solusi militer atas konflik tersebut dan meminta Iran menggunakan pengaruhnya dalam mengupayakan solusi politik," demikian disampaikan kantor Ban, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/10/2015).
Keduanya juga membahas konflik Yaman, di mana PBB berupaya menghidupkan kembali pembicaraan damai dan Iran memainkan peran penting lewat dukungannya pada kelompok pemberontak Houthi, yang merupakan penganut Syiah.
Ban juga meminta semua pihak untuk melaksanakan "dengan keyakinan penuh" kesepakatan nuklir Iran yang ditandatangani dengan negara-negara besar pada Juli lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eliasson akan bertolak menuju Riyadh, Arab Saudi pada Selasa (6/10) ini sebelum menuju Abu Dhabi pada 9 Oktober, Teheran pada 11 Oktober dan Istanbul pada 13 Oktober untuk pertemuan mengenai krisis pengungsi. (ita/ita)










































