Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Palestina belakangan ini.
Seperti diberitakan AFP, Senin (5/10/2015), korban bernama Huzeifa Othman Suleiman tersebut merupakan warga Palestina pertama yang tewas dalam rentetan kekerasan di Tepi Barat, setelah seorang warga Palestina membunuh dua warga Israel di Kota Tua, Yerusalem pada Sabtu (3/10) malam waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Langkah-langkah ini di antaranya termasuk mempercepat penghancuran rumah-rumah teroris," kata Netanyahu dalam rekaman video pidatonya yang dibagikan kantornya, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (5/10/2015).
Netanyahu langsung mengumpulkan menteri pertahanan dan keamanan dalam negeri serta para pejabat tinggi lainnya setelah tiba kembali di Israel, usai menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.
Dikatakan pemimpin negeri Yahudi itu, dirinya memerintahkan jajaran pemerintahannya untuk mengambil langkah-langkah guna mencegah teror dan menghukum para pelaku.
Langkah-langkah tersebut termasuk memperluas penggunaan penahanan tanpa persidangan bagi para tersangka, dan menambah pasukan keamanan di Yerusalem dan Tepi Barat. (ita/ita)











































