Pelaku Penembakan Brutal di Kampus AS Sebut Dirinya Penyendiri

Pelaku Penembakan Brutal di Kampus AS Sebut Dirinya Penyendiri

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 02 Okt 2015 11:14 WIB
Pelaku Penembakan Brutal di Kampus AS Sebut Dirinya Penyendiri
penembakan di Oregon (Foto: Reuters/Steve Dipaola)
Oregon, - Penembakan brutal kembali terjadi di Amerika Serikat dan menewaskan setidaknya 10 orang. Pelakunya, Chris Harper Mercer menyebut dirinya seorang penyendiri.

Menurut saksi mata di tempat kejadian, kampus Umpqua Community College di Oregon, pelaku melepaskan antara 35 hingga 40 tembakan.

Dalam profilnya di situs Morgue Penpals, pelaku menyebut dirinya berumur 20 tahun. Namun sejumlah media AS menyebut usianya 26 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berumur 20 tahun, sedang kuliah, saya suka mendengar musik, khususnya goth/punk/industrial/electronic, dan saya suka menonton film, film Horror adalah yang terbaik, tapi saya juga suka beberapa film laga, tergantung jenisnya, dan saya juga suka drama kriminal. Saya mencari sahabat pena yang setipe dengan saya, namun siapapun boleh mengirimkan email pada saya," demikian postingan Mercer seperti dilansir inquisitr.com, Jumat (2/10/2015).

Dalam profil lain yang ditulisnya di situs Spiritual Passions, Mercer menyebut dirinya sebagai "penyendiri" dan menuliskan hobinya adalah "internet, membunuh zombie, film, musik, membaca."

Belum diketahui motif penembakan brutal yang terjadi pada Kamis, 1 Oktober pagi waktu setempat ini. Pelaku dinyatakan tewas ditembak polisi dalam kejadian tersebut.

Aksi penembakan ini membuat Presiden Barack Obama geram. "Entah bagaimana, ini (penembakan) telah menjadi rutinitas," ujar Obama di Gedung Putih.

Obama juga menyinggung agar peraturan kepemilikan senjata di Amerika Serikat lebih diperketat.

"Kami bisa melakukan sesuatu terkait kejadian ini, tapi kita harus mengubah hukum kita (terkait kepemilikan senjata). Tidak bisa dimudahkan seseorang yang ingin mencelakai orang lain untuk mendapatkan senjata," tegas Obama.

(ita/ita)



Berita Terkait