Obama Geram dengan Penembakan di Oregon yang Tewaskan 10 Orang

Obama Geram dengan Penembakan di Oregon yang Tewaskan 10 Orang

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 02 Okt 2015 07:07 WIB
Obama Geram dengan Penembakan di Oregon yang Tewaskan 10 Orang
Foto: Reuters/Kevin Lamarque
Jakarta - Penembakan yang menewaskan sedikitnya 10 orang terjadi di negara bagian Oregon, Amerika Serikat. Penembakan yang berlokasi di kampus tersebut membuat Presiden Barack Obama geram.

"Entah bagaimana, ini (penembakan) telah menjadi rutinitas," ujar Obama di Gedung Putih, seperti dilansir AFP, Jumat (2/10/2015).

Obama juga menyinggung agar peraturan kepemilikan senjata di Amerika Serikat lebih diperketat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bisa melakukan sesuatu terkait kejadian ini, tapi kita harus mengubah hukum kita (terkait kepemilikan senjata). Tidak bisa dimudahkan seseorang yang ingin mencelakai orang lain untuk mendapatkan senjata," jelas Obama.

Pelaku penembakan di Umpqua Community College adalah pria berusia 20 tahun. Menurut Obama doa saja tidak cukup untuk menghentikan aksi penembakan terjadi kembali di Amerika Serikat.

"Kita bertanggung jawab terhadap keluarga-keluarga yang kehilangan orang yang mereka cintai karena kita tak berbuat apa-apa," tutur Obama.

"Doa saja tidak cukup. Ini adalah mengenai pilihan politik yang kita buat. Ini bukan hal yang bisa saja lakukan sendiri. Ada kongres, legislatif, dan gubernur yang mau bekerja sama dengan saya dalam hal ini," lanjutnya.
(rna/ahy)


Berita Terkait