Donald Trump Akan Pulangkan Pengungsi Suriah Jika Menjadi Presiden AS

Donald Trump Akan Pulangkan Pengungsi Suriah Jika Menjadi Presiden AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 01 Okt 2015 13:27 WIB
Donald Trump Akan Pulangkan Pengungsi Suriah Jika Menjadi Presiden AS
Foto: REUTERS/Shannon Stapleton
Washington, - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Dicetuskannya, jika dirinya terpilih menjadi presiden AS, dia akan memulangkan para pengungsi Suriah ke negara asal mereka.

Dikatakan miliarder itu, dirinya tak ingin AS menampung para pengungsi Suriah karena ada kemungkinan mereka adalah pasukan teroris yang menyamar.

"Mereka bisa saja ISIS -- saya tidak tahu," ujar Trump dalam acara kampanye nominasinya yang digelar di sekolah Keene High School, New Hampshire seperti dilansir Washington Post, Kamis (1/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suriah yang tengah dilanda konflik selama bertahun-tahun, menyebabkan jutaan rakyatnya kabur dan mencoba berlindung di negara-negara sekitar dan juga Eropa. Pemerintah AS menuai kecaman karena tidak menerima pengungsi Suriah sebanyak negara-negara maju lainnya.

Namun Trump mempertanyakan soal membludaknya para pengungsi Suriah dan niat mereka. Berikut pernyataan Trump dalam video:



"Apakah kalian pernah melihat migrasi seperti itu," tanya Trump. "Mereka semua pria, dan mereka semua orang-orang yang kelihatan kuat... Ada begitu banyak pria, tidak begitu banyak wanita," imbuh Trump di depan sekitar 3.500 orang yang mengikuti acara kampanye tersebut.

"Dan saya berkata pada diri saya: Mengapa mereka tidak berjuang menyelamatkan Suriah? Mengapa mereka bermigrasi ke seluruh Eropa? Serius ini," cetusnya.

Ditegaskan Trump, jika dirinya terpilih menjadi presiden, dia akan memaksa semua pengungsi Suriah meninggalkan AS. Usai mengatakan hal itu, Trump mendapat tepuk tangan meriah dari para hadirin, bahkan paling meriah sepanjang malam itu.

"Mereka akan dipulangkan," cetus Trump. "Dan jika saya kalah, saya kira mereka akan tetap tinggal. Namun jika saya menang, mereka akan dipulangkan," tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Trump menjadi berita besar di Indonesia, ketika sejumlah tokoh DPR Indonesia, termasuk Ketua DPR dari Golkar, Setya Novanto dan wakil ketua DPR dari Gerindra, Fadli Zon, hadir di jajaran pendukung Trump dalam jumpa pers kampanye nominasinya.



(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads