Penyelidikan awal otoritas setempat, seperti dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir CNN, Kamis (1/10/2015), menyebut ledakan ini dipicu oleh 17 bom parsel yang ada di sejumlah lokasi berbeda di distrik Liucheng dan area sekitarnya pada Rabu (30/9) waktu setempat.
Ledakan ini memicu kerusakan parah pada sejumlah gedung dan kendaraan yang ada di dekat lokasi ledakan. Ledakan pertama dilaporkan terjadi pada Rabu (30/9) sekitar pukul 15.50 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat kabar nasional China, People's Daily menyebut tersangka membayar beberapa kurir untuk mengantarkan bom parsel ini ke sejumlah tempat di Liucheng. Kepolisian setempat menyita 60 paket mencurigakan lainnya dan mengerahkan tim penjinak bom untuk memeriksa paket-paket itu.
Ledakan lain dilaporkan terjadi di sebuah pusat perbelanjaan, penjara, rumah sakit, asrama umum dan pasar. Otoritas setempat menyelidiki kasus ini sebagai kasus kriminal biasa, bukan serangan terorisme.
"Departemen keamanan publik dengan segera bekerja dan menyatakan kasus ini sebagai kasus kriminal," demikian pernyataan Kepolisian Liucheng seperti dikutip Xinhua. (nvc/ita)











































