"Saya kehilangan pendamping hidup saya di Mina. Saya harus berkabung untuknya di tempat dia meninggal," tutur Atif Abdul Qadir (75) kepada surat kabar Al-Hayat dan dilansir media setempat, Saudi Gazette, Senin (28/9/2015).
Abdul Qadir menuturkan, dirinya mencari istrinya itu ke seluruh rumah sakit di Mina dengan harapan menemukannya dalam keadaan selamat. Namun harapannya hancur ketika dia melihat sang istri yang sudah tak bernyawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah perjalanan, pasangan ini kaget ketika melihat gelombang jemaah terhenti tiba-tiba dan melihat beberapa jemaah terjatuh dan saling tergencet. Abdul Qadir menuturkan, dirinya memegang erat tangan sang istri ketika istrinya terjatuh.
"Itulah saat terakhir saya melihatnya hidup," ucapnya.
Abdul Qadir sendiri mengalami sejumlah luka memar di sekujur tubuhnya akibat insiden itu. Bahkan saat itu, dia merasa yakin dia akan mati, tapi tiba-tiba seorang jemaah misterius menariknya keluar dan mengevakuasi Abdul Qadir ke salah satu tenda.
"Saya kembali ke jalanan di mana kami terpisah untuk mencarinya (sang istri), tapi semua sia-sia," tandas Abdul Qadir. (nvc/ita)










































