Menurut warga setempat, helikopter dan pesawat-pesawat tempur koalisi Saudi menargetkan sebuah gedung yang digunakan para pemberontak Houthi di desa Zaylaa, provinsi Hajja pada Minggu, 27 September waktu setempat.
"Rumah-rumah di sekitarnya juga digempur dan lima warga sipil tewas beserta 23 Houthi," ujar seorang warga seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (28/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan udara ini dilancarkan setelah militer Saudi mengumumkan bahwa salah satu jenderalnya tewas saat bertugas di provinsi Jazan, Saudi, dekat perbatasan Yaman. Dia merupakan perwira militer tingkat tinggi Saudi kedua yang tewas di perbatasan pekan ini.
Sebelumnya, seorang kolonel dan seorang penjaga perbatasan tewas pada Jumat, 25 September waktu setempat dalam baku tembak yang terjadi usai ledakan ranjau di sepanjang perbatasan dengan Yaman.
Sejak akhir Maret lalu, koalisi Saudi mulai melancarkan kampanye militer terhadap pemberontak Syiah Houthi guna mencegah mereka menguasai seluruh wilayah Yaman. Sejak itu, sekitar 70 orang, kebanyakan tentara, telah tewas di Saudi akibat serangan roket dari perbatasan dan baku tembak. (ita/ita)










































