Saudi Minta Iran Peka dan Bijaksana, Tak Eksploitasi Tragedi Mina

Saudi Minta Iran Peka dan Bijaksana, Tak Eksploitasi Tragedi Mina

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 11:17 WIB
Saudi Minta Iran Peka dan Bijaksana, Tak Eksploitasi Tragedi Mina
Foto: REUTERS/Ahmad Masood
New York - Saling lempar komentar antara Iran dengan Arab Saudi terkait tragedi Mina semakin panas. Kini giliran otoritas Arab Saudi meminta Iran yang gencar mengkritik pihaknya, untuk tidak mengeksploitasi tragedi Mina.

"Ini bukan situasi untuk bermain politik," cetus Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir di sela-sela menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York, seperti dilansir Reuters, Senin (28/9/2015).

"Saya harap pemimpin Iran bisa lebih peka dan bijaksana demi orang-orang yang menjadi korban tragedi ini, dan menunggu hingga kita mengetahui hasil penyelidikan," imbuhnya sebelum bertemu Menlu Amerika Serikat John Kerry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diberitakan surat kabar Saudi, al-Hayat bahwa Menlu Iran Mohammad Jawad Zarif sempat meminta ketemu dengan Menlu Jubeir di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB. Namun, menurut surat kabar al-Hayat, permintaan Iran ini ditolak oleh Saudi.

"Karena dilakukan dengan cara arogan dan tidak pada tempat yang tepat," sebut al-Hayat.

Hadir dalam forum yang sama, Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidatonya menyerukan penyelidikan atas tragedi Mina, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 700 orang. Pernyataan Rouhani ini disampaikan setelah Jaksa Agung Iran Ebrahim Raisi terang-terangan menyebut tragedi Mina sebagai kejahatan yang dilakukan otoritas Saudi terhadap para jemaah haji.

"Kami akan mendorong pengadilan internasional dan dunia internasional untuk mulai mengadili Saudi atas kejahatan mereka terhadap jemaah haji. Ini bukan ketidakmampuan, tapi ini sebuah kejahatan," cetus Raisi seperti dikutip kantor berita ISNA. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads