Astronaut Pamer Penampakan Bulan Sebelum Gerhana 'Supermoon'

Astronaut Pamer Penampakan Bulan Sebelum Gerhana 'Supermoon'

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 09:09 WIB
Astronaut Pamer Penampakan Bulan Sebelum Gerhana Supermoon
Foto: Akun Twitter @StationCDRKelly
Jakarta - Hari ini fenomena langka yaitu gerhana bulan yang terjadi bersamaan dengan bulan purnama 'supermoon' akan terjadi. Sayangnya, penampakan itu tak dapat dilihat dari Indonesia.

Dari akun Twitter resmi @NASA yang dikutip, Senin (28/9/2015), tampak mereka me-retweet akun @StationCDRKelly yang merupakan astronaut. Akun itu milik astronaut Scott Kelly yang tengah memamerkan penampakan bulan sebelum nantinya akan berubah merah.

"Day 184. Preview of tonight's #SuperBloodMoon pre eclipse red glory. Good night from @space_station! #YearInSpace," kata Kelly dalam akun Twitternya seperti dikutip.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari situs blog NASA, fenomena ini adalah gabungan dari dua peristiwa alam, yakni gerhana bulan total dan supermoon. Supermoon adalah bulan purnama atau bulan baru yang posisinya berada di titik terdekat dengan garis khatulistiwa.

"Saat supermoon itu diameter bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dari sebelumnya," demikian tulis NASA dalam blognya.

Kombinasi keduanya akan menghasilkan sebuah pemandangan yang indah. Bulan akan terlihat lebih besar dan dikombinasikan dengan warna merah akibat gerhana.

NASA menyebut, fenomena ini sangat jarang terjadi. Sejak tahun 1900, gerhana bulan supermoon hanya terjadi lima kali. Peristiwa ini terakhir kali terjadi pada tahun 1982. Kemungkinan besar, fenomena yang sama akan terjadi pada 2033.

Namun sayangnya, peristiwa tersebut tak akan bisa dilihat di Indonesia. Hanya mereka yang tinggal di benua Amerika, Eropa dan Afrika saja yang bisa menyaksikannya.

(dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads