Demikian menurut laporan yang dirilis badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/9/2015).
Kelompok ISIS yang menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak, terus berupaya menancapkan keberadaannya di Afghanistan, bahkan dengan menarik para anggota Taliban untuk bergabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah kelompok dan perorangan yang kini terang-terangan menyatakan loyalitas atau simpati pada ISIL terus bertambah dalam sejumlah provinsi di Afghanistan," demikian menurut laporan tim PBB soal monitoring Al-Qaeda. ISIL merupakan nama lain dari ISIS.
Menurut tim monitoring PBB, ISIS telah memperbaiki propagandanya dalam bahasa Inggris, bersaing dengan kelompok Taliban.
Taliban sendiri, yang telah melakukan berbagai kekerasan selama 14 tahun pemberontakan mereka, kini mencoba tampil sebagai pengecam kebrutalan ISIS.
Awal bulan ini, Taliban mengecam video "mengerikan" yang memperlihatkan para militan ISIS meledakkan para tahanan Afghanistan yang diikat tangannya dan ditutup matanya. (ita/ita)











































