Seperti diberitakan Saudi Gazette, Sabtu (26/9/2015), Al-Thalib mengatakan kritiknya saat menyampaikan khutbah salat Jumat. Dirinya menyebut Arab Saudi mampu melaksanakan tugas melayani dua Masjid Suci dan para tamu Allah.
"Kerajaan memiliki semua sumber daya dan kemampuan dan dapat mengerahkan segala daya upaya untuk melayani pelaksanaan haji dan umrah dan pengunjung masjid suci dalam beberapa dekade terakhir. Terjadinya peristiwa jamaah haji yang terinjak tidak mengurangi posisi kerajaan," kata Al-Thalib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya puluhan ribu orang-orang para tamu Allah tidak harus terbuang sia-sia," kata Al-Thalib.
Dirinya juga meminta kepada jamaah untuk mematuhi peraturan sehingga memungkinkan jamaah dapat melaksanakan ritual dengan mudah dan nyaman.
(tfq/tfq)










































