Dalam pernyataan melalui situs Kementerian Kesehatan Arab Saudi, seperti dilansir Reuters, Jumat (25/9/2015), Menteri Khalid al-Falih menyatakan penyelidikan akan dilakukan secepat mungkin untuk mencari tahu penyebab pasti tragedi ini.
"Penyelidikan atas insiden yang terjadi di Mina, yang mungkin terjadi karena beberapa jemaah bergerak tanpa mengikuti instruksi oleh otoritas terkait, akan dilakukan dengan cepat dan akan diumumkan seperti yang terjadi pada insiden lainnya," demikian pernyataan Khalid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raja Salman telah memerintahkan pengkajian atas rencana ibadah haji dan sistem keselamatannya usai insiden ini terjadi. Sikap saling menyalahkan pun muncul dalam insiden ini.
Khalid sebelumnya menyalahkan para jemaah yang dianggap tidak disiplin, karena melakukan ritual lempar jumrah bukan saat jadwal yang sudah ditetapkan. Tidak terima disalahkan, para jemaah haji yang menjadi korban selamat menyebut otoritas Saudi yang tidak mampu mengendalikan massa dengan baik.
Otoritas setempat menyebut ada dua gelombang jemaah berbeda yang bertemu di satu titik dan memicu aksi saling dorong hingga berujung tragedi ini. Para jemaah haji yang lebih lemah tidak mampu menahan dorongan, terjatuh dan tragisnya, banyak yang kehilangan nyawa. (nvc/ita)











































