Beberapa pekan ini, pemerintah Amerika Serikat telah menyatakan keprihatinan atas langkah Rusia mendukung rezim Assad. AS mengingatkan, keputusan Rusia untuk mengerahkan militer guna mendukung rezim Assad akan makin menyulitkan upaya perdamaian.
Para pakar menilai pengerahan militer Rusia tersebut kemungkinan sebagai awal untuk operasi militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pejabat AS lainnya yang tak mau disebut namanya, membenarkan pernyataan tersebut. Ditambahkannya, juga ada sekitar 20 helikopter tempur dan transpor di pangkalan udara Suriah tersebut.
Menurut pejabat-pejabat AS, Rusia telah mengerahkan 12 pesawat penyerang SU-24, 12 pesawat serangan darat SU-25 dan empat jet tempur Flanker.
Belakangan ini pemerintah Rusia gencar melakukan upaya diplomatik untuk mengajak koalisi negara-negara Barat dan regional, yang memerangi kelompok ISIS di Suriah agar mendukung pasukan Assad dalam menghadapi pemberontak dan militan ISIS. Namun negara-negara Barat tak sependapat dengan Rusia dan bersikeras bahwa Assad harus meletakkan jabatannya guna menghentikan konflik Suriah.
(ita/ita)











































