Disampaikan sumber keamanan Thailand, seperti dilansir media setempat, The Nation, Senin (21/9/2015), otoritas Thailand akan menganalisis secara mendalam apakah dua tersangka yang ditangkap Kepolisian Malaysia ini sesuai dengan ciri-ciri tersangka bom Bangkok yang sedang dicari.
Pada Sabtu (19/9), Kepolisian Malaysia dari cabang khusus di Kuala Lumpur menggelar penggerebekan di sejumlah apartemen dan rumah kontrakan yang dicurigai menjadi persembunyian dua tersangka bom Bangkok. Penggerebekan ini dilakukan atas informasi dari kepolisian Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan kepolisian Malaysia, sindikat penyelundup manusia itu memberikan tempat persembunyian kepada dua tersangka bom Bangkok. Tempat persembunyian yang dimaksud berlokasi 2 kilometer dari Kantor Polisi Moo Noh.
Informasi dari polisi menyebut, kedua tersangka bom Bangkok ini dibawa dengan kapal melintasi Sungai Kolok, dekat Soi Rong Leuy. Di seberang sungai, dua warga Malaysia telah menunggu untuk menjemput dua tersangka bom Bangkok ini. Kemudian satu warga Malaysia lainnya yang diidentifikasi sebagai Serlin mengantar keduanya ke Kuala Lumpur.
Dituturkan sumber keamanan ini bahwa otoritas Thailand akan menunjukkan dua foto tersangka kepada Yusufu Mieraili, tersangka bom Bangkok lainnya yang ditangkap di dekat perbatasan Kamboja. Mieraili mengenali tersangka utama bom Bangkok karena dia yang menyerahkan tas ransel berisi bom kepadanya. Jika Mieraili mampu mengidentifikasi dua foto itu, makan otoritas Thailand akan mengupayakan ekstradisi. (nvc/nrl)











































